Senin, 22 Februari 2010

Menunggu?

resah dan gelisah ketika kita sedang menunggu sesuatu yang diharap2kan, bawaannya enggak tenang aja dan selalu tidak pernah bisa lepas dari alat komunikasi paling simple (handphone misalnya). kekhawatiran kalau2 yang diharapkan nelpon di saat kita sedang tidak di tempat, bahkan kalau memungkinkan tuh handphone juga dibawa kemana2 termasuk ke kamar kecil. sebegitu paranoidnya,,,,,,,dan sialnya lagi hal ini juga berlaku kepadaku, kalo baterai low dikit aja, bawaannya panik aja, kalo2 ada telpon masuk tapi enggak keangkat. jadinya hidup kok kayak enggak tenang. namun aku rasa apa yang aku rasakan, maybe masih wajar kale yah, karena walaupun ketergantungan pada handphone karena menunggu panggilan kerja,untuk yang terakhir, aku tidak melakukannya, enggak lah bawa2 handphone ke kamar kecil, kalo jatuh ke klosetnya kan repot...hi....
lepas dari semua itu, sebenarnya aku mencoba untuk bijak dalam menyikapi keadaan, balik lagi kepada pribadi masing2. emosi, marah, kesel, senang, sedih itu manusiawi. apalagi kalau kita dihadapkan pada kenyataan2 yang kadang tidak sesuai dengan yang kita harapkan. so, itulah hidup,,,,,ada seni dan warna-warninya. berharap selalu mendapatkan yang terbaik aja dalam hidup ini, meskipun kita kurang menyadari bahwa kadang sesuatu yang terbaik buat kita adalah ketika kita tidak mendapatkan apa yang diinginkan....what? apa maksudnya tuh...kayaknya kata2 yang terakhir ini berat banget artinya. hmmm.....tiba2 aja ingat ma kata2 ini, pernah baca dimana gitu, agak2 lupa deh ma sumbernya dan kalo dihubung2kan ma apa yang aku rasakan saat ini pas banget. memang sebaiknya aku tidak terlalu berharap banyak apalagi sampai mengorbankan waktu untuk enggak ngapa2in hanya karena menunggu dan menunggu sesuatu yang aku juga enggak tahu pasti. dibawa santae aja, kalo memang kesempatan itu ada untukku, pasti akan ada saatnya. kenapa enggak fokus ma hal lain, ngembangin bakat nulisku mungkin. dengan frekuensi kuliah yang hanya dua kali seminggu ini, bukankah aku punya banyak waktu untuk nulis. kita enggak pernah tahu, siapa tahu aja novelku nanti bisa jadi best seller (ngarep banget,,,,hehe......who's know???? dan untuk yang terakhir ini bukan tanpa halangan dan rintangan, aku yang moody an kadang2 membuatku malas buat nulis. ini adalah musuh utama dan musuh terbesar yang harus aku basmi. aku harus punya planning, harus fokus juga. aku harus mampu,,,,,,aku harus bisa......SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar